
Sumenep, nasymut.id – Sebanyak 30 anggota Saka Bakti Husada (SBH) dari Madrasah Aliyah (MA) Nasy-atul Muta’allimin, Pangkalan Puskesmas Dungkek, yang tergabung dalam Kontingen Pramuka Al-Jailani, mengikuti kegiatan pembinaan dalam rangka Lomba Saka Bakti Husada (SBH) Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Sumenep.
Pembinaan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 28, 29, dan 31 Juli 2025, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Jl. KH. Agus Salim No. 286, Pamolokan. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan peserta mengenakan seragam Pramuka lengkap sesuai dengan ketentuan dari panitia pelaksana.
Selama pembinaan, peserta mengikuti serangkaian materi dengan penuh semangat dan kedisiplinan. Materi yang disampaikan mencakup pengetahuan dasar dan lanjutan tentang kesehatan, peran Pramuka dalam pembangunan masyarakat sehat, serta teknik komunikasi dan pelayanan kesehatan berbasis remaja.
Mabigus Penegak MA Nasy-atul Muta’allimin, Kak Fathorrahman, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi dan antusiasme para anggota SBH. Ia berharap partisipasi dalam pembinaan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kontribusi madrasah dalam kegiatan kepramukaan, khususnya di bidang kesehatan.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan semangat pengabdian para anggota SBH. Kita berharap kontingen MA Nasy-atul Muta’allimin dapat mengharumkan nama pangkalan dan madrasah di tingkat kabupaten maupun provinsi,” ujarnya.
Surat undangan kegiatan pembinaan tersebut ditandatangani oleh drg. Ellya Fardasah, M.Kes., Pembina Tingkat I/IV.b, dan telah ditembuskan ke berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan seluruh kepala puskesmas di Kabupaten Sumenep.
Kaisi, salah satu peserta dari pangkalan Yayasan Al-Jailani, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dirinya dan teman-temannya.
“Banyak sekali yang saya dapatkan dari acara kemarin. Selain memperoleh ilmu tentang kesehatan yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, saya juga mendapat banyak teman baru dan belajar bagaimana melatih mental agar lebih siap menghadapi tantangan,” ungkapnya. Dengan mengikuti kegiatan pembinaan ini, para anggota SBH MA Nasy-atul Muta’allimin dibekali pengetahuan serta keterampilan yang relevan dalam bidang kesehatan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas anggota Pramuka dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat. Dukungan dari pembina dan pihak madrasah turut mendorong optimalisasi peran Pramuka dalam mewujudkan gerakan kepanduan yang kontributif dan berdaya guna, khususnya melalui jalur Saka Bakti Husada.
Tinggalkan Komentar