Info Sekolah
Sabtu, 23 Mei 2026
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
17 Agustus 2025

Madrasah Nasy’atul Muta’allimin Gelar Upacara HUT RI Ke – 80 dengan Khidmat dan Meriah

Ming, 17 Agustus 2025 Dibaca 192x Berita

Dungkek, nasymut.id — Madrasah Nasy-atul Muta’allimin, Desa Candi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan khidmat dan penuh semangat pada Ahad, 17 Agustus 2025.

Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dengan diikuti oleh seluruh Dewan Guru, Staf Madrasah, Pembina Pramuka, serta Siswa-siswi dari jenjang PAUD, TK, MI, MTs, MA dan MDT.

Ruswan,S. Pd.I selaku pembina upacara menyampaikan dalam amanatnya, bahwa Upacara kemerdekaan yang dilaksanakan setiap tahun sekali ini bukan sekadar rutinitas seremonial mengibarkan bendera merah putih kemudian selesai, lebih dari itu, upacara seperti ini dilakukan dalam rangka mensyukuri nikmat Allah swt. yang telah menuntun Indonesia menggapai impian, berupa kemerdekaan.

“Kita patut berterima kasih dan menghargai perjuangan para pahlawan kemerdekaan yang telah mengorbankan harta, mengorbankan tenaga dan jiwa raga demi kemerdekaan bangsa Indonesia,” Ucapnya di tengah-tengah pidotonya.

Upacara semakin semarak dengan penampilan dari Paduan Suara Siswa (PSS) Al Jailani yang menyanyikan lagu-lagu nasional seperti Indonesia Raya, Hari Merdeka, dan Syukur secara harmoni dalam satu koordinasi. Kekompakan dan kedisiplinan petugas upacara juga menjadi hal penting kelancaran acara yang dilaksanakan di halaman Madrasah ini.

Hingga pukul 08.00 WIB upacara selesai dilaksanakan, ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Moh. Arifin, salah satu dewan majelis Yayasan Al Jailani. Dalam doanya, beliau memohonkan kekuatan iman, semangat nasionalisme, serta dijauhkan dari perpecahan dan kemalasan dari menuntut ilmu.

Bait-bait doa yang dilantunkan bermuara pada satu tujuan, yakni sebuah munajat agar karakter keislaman dan kebangsaan terus tumbuh dan menguat di lingkungan Madrasah. (Rick-LPSA/TIM)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar