
Dungkek, nasymut.id — Madrasah Nasy-atul Muta’allimin melaksanakan kegiatan fogging atau penyemprotan nyamuk pada Sabtu, 04 Januari 2026, bertempat di lingkungan Madrasah Nasy-atul Muta’allimin. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, khususnya nyamuk Aedes aegypti yang merupakan vektor penyakit demam berdarah.
Kegiatan fogging ini melibatkan petugas fogging serta pengurus Sarana dan Prasarana madrasah, dan merupakan hasil kerja sama antara pihak madrasah dengan Safaqita.net. Penyemprotan dilakukan di area ruang kelas, halaman, serta lingkungan sekitar madrasah guna memutus rantai penularan penyakit dengan membunuh nyamuk pembawa virus.
Kepala Madrasah MI Nasy-atul Muta’allimin, Ibu Nahlatun, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman.
“Kegiatan fogging nyamuk ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman. Terlebih hari sudah dimulai kembali kegiatan pembelajaran semester genap, sehingga kami ingin memastikan seluruh siswa dapat belajar dengan aman dan terhindar dari penyakit, khususnya yang disebabkan oleh nyamuk. Semoga upaya ini membawa manfaat bagi seluruh warga madrasah,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan Sarana dan Prasarana madrasah, Rikso, S.Pd., menjelaskan bahwa fogging merupakan bagian dari pemeliharaan lingkungan madrasah.
“Pelaksanaan fogging nyamuk ini merupakan bagian dari pemeliharaan sarana dan lingkungan madrasah agar tetap bersih dan layak digunakan. Kegiatan ini dilakukan sebelum dimulainya pembelajaran semester genap supaya ruang kelas, halaman, dan fasilitas pendukung lainnya siap digunakan secara optimal. Kami berharap seluruh warga madrasah turut menjaga kebersihan lingkungan agar hasil fogging ini dapat bertahan lebih lama,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan fogging ini, diharapkan lingkungan Madrasah Nasy-atul Muta’allimin semakin sehat dan terbebas dari potensi penyebaran penyakit, sehingga proses pembelajaran semester genap dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Tinggalkan Komentar