Info Sekolah
Jumat, 29 Mei 2026
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
30 Juli 2024

Tahun Ajaran Baru, Madrasah Tsanawiyah Galakkan Program Turatsiyah

Sel, 30 Juli 2024 Dibaca 519x Berita

DUNGKEK, nasymut.id – Memasuki tahun ajaran baru 2024-2025, Madrasah Tsanawiyah Nasy-atul Muta’allimin melakukan pembenahan sistem pembelajaran. Pembenahan yang dimaksud adalah dengan menambah materi kitab turats sebagai media ajar siswa.

Dalam rapat kurikulum yang diselenggarakan di awal tahun ajaran kemarin, diputuskan bahwa beberapa materi formal keagamaan akan diselingi dengan pembelajaran kitab turats sesuai materi yang diajarkan.

Materi Akidah Akhlak misalnya, dipadukan dengan Kitab Ta’limul Muta’allim, fiqih diselingi Kitab Fathul Qarib al Mujib, Qur’an Hadits diselingi dengan Tafsir Jalalain dan Hadits Arba’ien Nawawiyah, serta satu tambahan materi khusus di bidang ilmu tauhid berupa kitab Jawahirul Kalamiyah.

Wakil Kepala Madrasah H. Ashim mengungkapkan bahwa pembenahan kurikulum ini tidak terlepas dari khittah lembaga yang merupakan lembaga keagamaan, karenanya merupakan sebuah keniscayaan jika materi-materi turatsiyah menjadi materi unggulan.

“Kami mengupayakan agar siswa akrab dengan literatur-literatur keagamaan klasik. Supaya mereka bisa mengenal dan berinteraksi langsung pada sumber keilmuan dari materi yang mereka pelajari di buku-buku acuan Kemenag”, terangnya, Selasa, 30 Juli 2024.

Lebih lanjut, Waka Kurikulum MTs, Khazzidatul Ummah menambahkan bahwa tujuan pengembangan kurikulum ini adalah sebagai wujud pengamalan dari kaidah almuhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah. “Yang klasik kita rawat, kita pertahankan. Yang baru kita ikuti, kita kembangkan”, tambah lulusan Kimia Universitas Negeri Malang ini.

Dirinya juga menjelaskan bahwa bukan berarti karena program turatsiyah ini lembaga mengabaikan yang lain. “Program-program yang mengarah pada pengembangan kemampuan siswa di bidang ilmu eksakta, ilmu kebahasaan serta kegiatan-kegiatan keterampilan dan keorganisasian juga kami upayakan maksimal pada tahun ini”, pungkasnya mengakhiri pembicaraan. (Ay)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar