
Dungkek, Nasymut.id – Sebuah pemandangan unik terlihat di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nasy-atul Muta’allimin saat kegiatan rutin pembiasaan membaca Juz ‘Amma berlangsung. Salah satu siswa, Moh Ainurrahman, selalu membawa air minum dalam botolnya dengan harapan mendapatkan berkah dari doa yang dipanjatkan setelah tadarus bersama.
Kebiasaan ini telah dilakukannya sejak beberapa waktu lalu, setelah mendengar bahwa air yang didoakan dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi yang meminumnya. Setiap pagi, setelah membaca Juz ‘Amma bersama teman-temannya, ia dengan penuh keyakinan meneguk air yang telah dipanjatkan doa oleh guru dan para siswa lainnya.
“Saya ingin air yang saya bawa mendapat berkah dari doa bersama. Semoga dengan ini saya bisa lebih sehat, rajin belajar, dan semakin semangat dalam menghafal Al-Qur’an,” ungkap Moh Ainurrahman dengan penuh antusias.
Kebiasaan ini mendapat perhatian dari para guru dan teman-temannya. Menurut salah satu ustadz di MI Nasy-atul Muta’allimin, kebiasaan seperti ini mencerminkan keyakinan yang kuat terhadap doa dan keberkahan.
“Anak-anak di madrasah ini diajarkan untuk selalu berdoa dan yakin akan kekuatan doa. Membawa air untuk didoakan setelah tadarus adalah hal baik yang dapat menanamkan rasa spiritualitas sejak dini,” ujar Khalifatul Ummah, S.Sy.
Tradisi pembiasaan Juz ‘Amma di MI Nasy-atul Muta’allimin memang menjadi program unggulan dalam membentuk karakter religius siswa. Dengan adanya kebiasaan seperti yang dilakukan Moh Ainurrahman, diharapkan semakin banyak siswa yang termotivasi untuk meningkatkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an dan mendekatkan diri kepada Allah.
Tinggalkan Komentar