
Dungkek, nasymut.id— Yayasan Al-Jailani melaksanakan kunjungan konsolidasi dan monitoring ke Madrasah Aliyah Nasy-atul Muta’allimin (MA Nasy-Mut), Candi pada Kamis, 9 Januari 2025. Kegiatan berlangsung di Ruang Laboratorium Komputer MA Nasy-Mut, Candi mulai pukul 12.00 hingga 13.30 WIB.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh A. Ruhan, S.Ag. (Ketua Yayasan Al-Jailani), dan KH. Ashim, S.Pd. (Wakil Ketua Yayasan Al-Jailani). Selain itu, turut hadir beberapa dewan pembina Yayasan Al-Jailani, yaitu K.H. Muzakki, K.H. Arifin, dan K.H. As’adi AS. Sementara dari pihak MA Nasy-Mut dihadiri oleh seluruh pengelola dan dewan guru.
A. Ruhan menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antara pengelola yayasan dan pengelola madrasah sekaligus melakukan konsolidasi dan monitoring terhadap berbagai program madrasah yang akan dan telah terlaksana. “Ini adalah bagian dari konsolidasi kami sebagai yayasan untuk memastikan lembaga di bawah naungan kami tetap berada pada jalur yang sesuai visi dan misi. Selain itu, pertemuan ini adalah kesempatan untuk saling berbagi pandangan, masukan, dan kritik demi kemajuan bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya silaturahim antara yayasan dan madrasah, mengingat para pembina yayasan merupakan generasi penerus yang berguru langsung kepada pendiri Madrasah Nasy-atul Muta’allimin, Candi, yaitu K.H. Jailani. “Kami berharap semangat perjuangan serta keteladanan K.H. Jailani dalam dunia pendidikan tetap hidup di setiap langkah kita, termasuk melalui kegiatan seperti ini,” ucap A. Ruhan.
K.H. Muzakki menyampaikan arahan kepada para guru terkait pentingnya memahami peran sebagai pendidik. Menurutnya, guru adalah profesi luhur karena tidak hanya berkewajiban menyampaikan pelajaran di kelas, tetapi juga harus mampu menjadi teladan, utamanya dalam hal akhlak. “Guru adalah teladan bagi siswa. Kita harus sadar akan status kita sebagai pendidik, sehingga tidak melakukan hal-hal yang dapat mencoreng profesi guru. Kesadaran ini akan menjaga kita tetap pada jalur yang benar,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala MA Nasy-Mut, Fathor Rahman, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari pihak yayasan. Menurutnya, kegiatan tersebut banyak memberikan inside, baik bagi pengelola madrasah maupun tenaga pendidik. “Kunjungan ini sangat bermakna. Kami dapat berdialog langsung dengan pengurus yayasan, mendiskusikan berbagai tantangan sekaligus mencari solusi untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah ini,” ungkapnya. Dalam pertemuan ini, Yayasan Al-Jailani memberikan sejumlah masukan strategis dalam pengembangan madrasah ke depan. Kolaborasi antara yayasan dan madrasah penting untuk terus ditingkatkan dalam upaya mewujudkan berbagai agenda yang telah menjadi visi bersama.***
Tinggalkan Komentar