Info Sekolah
Rabu, 05 Agu 2026
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
19 Juli 2026

Matamuda 2026, MTs Nasy-Mut tekankan pentingnya Cerdas Literasi dan Luhur Budi Pekerti

Ming, 19 Juli 2026 Dibaca 7x Berita

Dungkek, nasymut.id — Memulai pelaksanaan kegiatan Belajar Mengajar tahun ini, MTs. Nasy-atul Muta’allimin melaksanakan Masa Taaruf Murid Madrasah (Matamuda). Kegiatan yang merupakan agenda wajib dari Kementrian Agama ini diikuti oleh 48 siswa baru Madrasah Tsanawiyah. Dimulai pada Sabtu, 18 Juli kemarin dan berakhir pada Ahad, 19 Juli hari ini.

Kegiatan Mata Muda tahun ini mengusung tema “Cerdas Literasi, Luhur Budi Pekerti”. Tema ini diharapkan menjadi pondasi pengetahuan bagi siswa untuk memasuki tahapan baru dalam perjalanan pendidikan mereka. Era 5.0 dengan tsunami informasinya menuntut siswa untuk memahami banyak hal agar tidak mudah tenggelam dalam arus informasi yang tak semuanya adalah fakta. Maka kunci menaklukkan kondisi ini adalah dengan pemahaman utuh terhadap narasi media sosial disertai dengan perilaku bermoral

Dalam sambutannya membuka kegiatan, Abd. Aziz Waka Kesiswaan MTs. Nasy-atul Muta’allimin menyampaikan pentingnya tema ini bagi siswa.

“Rasul diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak, katanya dalam sebuah hadits. Maka dalam bentuk apapun pengetahuanmu, tujuan utamanya ya, akhlak. Berarti belum sempurna pengetahuannmu tanpa disertai dengan akhlak. Karena itu pada tema Matsama kali ini, selain diajak untuk menjadi siswa yang cerdas literasi, kalian juga akan digiring untuk menjadi siswa yang berbudi pekerti”, jelasnya menuturkan.

Kecakapan literasi yang disertai dengan keluhuran budi pekerti menurutnya merupakan sebuah kesatuan yang mesti harus ada secara bersama tanpa meninggalkan salah satunya, sebab menurutnya semua pengetahuan itu ada adalah untuk menggiring manusia menjadi pribadi beretika.

Menjabarkan panjang lebar tentang tema ini, hadir Abd. Syukur sebagai penyaji. Alumni MTs. Nasymut yang juga merupakan mantan editor Penerbit Diva Press ini menyampaikan banyak hal tentang kiat-kiat cerdas literisi. Dalam penyampaiannya, beliau juga banyak menstimulasi siswa agar gemar membaca dan memahami bacaan. Membaca menjadi kunci pembuka segala pengetahuan. Sebab membaca, tersingkaplah segala rahasia ayat-ayat qauliyah dan ayat-ayat kauniyah Tuhan. Sebab itu, Wahyu yang pertama kali turun kepada Nabi juga berupa perintah membaca. Iqra’, dimanapun dan kapanpun.(Ay)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar