
DUNGKEK, nasymut.id – MA Nasy-atul Muta’allimin Candi, Dungkek, Sumenep terus berupaya memfasilitasi dan mengembangkan bakat siswa-siswinya melalui berbagai wadah, salah satunya dengan membentuk Prima Mathematic Community (PMC).
Komunitas yang disingkat dengan PMC ini dibentuk khusus bagi para pecinta matematika di madrasah Nasy-mut, dengan tujuan mengasah kemampuan matematika siswa dan mempersiapkan mereka menghadapi berbagai kompetisi eksak di tingkat regional maupun nasional.
Komunitas yang diasuh oleh Ibu Liza Yulianita selaku guru matematika di MA Nasy-atul Muta’allimin ini telah terbukti mengantarkan beberapa siswa berprestasi di bidang matematika.
Salah satu prestasi terbaru yang diraih oleh anggota PMC, Siti Atira beberapa waktu lalu. Ia berhasil menjadi Juara 1 pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kabupaten.
Liza, sapaan karibnya sangat berperan memberikan tutorial rutin setiap hari Sabtu dan Ahad di kediamannya. Dalam sesi-sesi tersebut, para anggota PMC tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori, tetapi juga dilatih untuk mengerjakan berbagai jenis soal matematika yang menantang.
“Komunitas ini merupakan wadah bagi siswa yang memiliki minat besar pada matematika untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka. Sejak PMC didirikan, sudah banyak siswa yang berhasil meraih prestasi, baik di tingkat regional maupun nasional,” ujar Liza Senin, 12 Agustus 2024
Kepala MA Nasy-atul Muta’allimin, Fathor Rahman, memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan PMC di madrasah ini. Beliau berharap agar PMC terus istikamah menjadi tempat bagi siswa untuk mengasah kemampuan matematika.
“Kami berharap, di masa depan semakin banyak siswa yang menekuni matematika dan berhasil meraih prestasi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” ujar mahasiswa pascasarjana Universitas Annuqayah itu.
“Dengan keberadaan PMC, MA Nasy-atul Muta’allimin telah memberikan ruang yang luas bagi siswa-siswinya untuk mengeksplorasi dan mengembangkan kemampuan mereka dalam bidang matematika. Komunitas ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, dan kerja keras, yang akan sangat bermanfaat bagi siswa di masa depan,” tambah Katib Syuriah MWC NU Batang-Bantang ini. (LIS/S)
Tinggalkan Komentar