
Dungkek, nasymut.id — Siswa kelas 8 PU Madrasah Tsanawiyah Nasy-atul Muta’allimin Desa Candi, Dungkek, Sumenep, mengikuti praktik pembuatan kamera obscura atau kamera lubang jarum pada Sabtu (08/02/2025).
Kamera obscura merupakan teknologi dasar sebelum berkembangnya kamera modern. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan cahaya yang masuk ke dalam ruang gelap melalui lubang kecil, sehingga menghasilkan gambar terbalik—baik atas-bawah maupun kanan-kiri.
Guru IPA, Khozzidatul Ummah, menjelaskan bahwa dalam praktik ini, siswa menggunakan bahan-bahan sederhana seperti kardus, cermin kecil, kertas minyak, kaca pembesar, dan beberapa alat lainnya. Dengan peralatan yang mudah didapat, para siswa mampu memahami bagaimana cahaya bekerja dalam kehidupan sehari-hari.
“Pada pembelajaran ini, saya mengajak siswa-siswi bereksperimen dan mencari tahu bahwa pemanfaatan cahaya sangat luas. Bahkan, saat ini sudah ada kamera yang mampu menangkap gambar dengan teknologi yang jauh lebih canggih,” ujarnya.
Salah satu siswa, Nadzifatul Qulub, mengaku senang mengikuti praktik ini karena menjadi pengalaman baru baginya.
“Awalnya kami tidak yakin hanya dengan kardus bisa membuat kamera, ternyata berhasil. Asli, ini gokil banget!” ungkapnya dengan antusias. Adanya praktik ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami konsep dasar cahaya tetapi juga semakin tertarik dan bersemangat untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan dalam kehidupan. (Fadhli)
Tinggalkan Komentar