
Ayah
sosok cermin yang sangat gagah
garda terdepan dalam keluarga
langkah yang selalu memiliki arah
untuk mencari nafkah
pijakan kaki yang dipaksa menyusuri jalan
hanya untuk sebuah rupiah di persimpangan
perjuanganmu tak ada yang bisa menggantikan
hanya doa yang ku ikhlaskan
Memory
desiran angin menghantam ingatan
memory yang tak terlupakan
tenggelam dalam alunan
sesuatu yang tak bisa ku katakan
ku persembahkan akhir dari cerita sebuah perjalanan
yang selalu melekat dalam angan-angan
Harapan
senandung burung di pagi hari kala itu
seperti alunan tak bernada
terselip di antara ingatan
lenyap segala harapan

Cindy Khofifah
Lahir dan besar di Bunpenang, Dungkek. Saat ini tercatat sebagai siswa kelas XI IPS MA Nasy-atul Muta’allimin, Candi.
Tinggalkan Komentar