
DUNGKEK, nasymut.id– Sebanyak 45 siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Jailani, Candi, Dungkek mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa, 23 Juli 2024.
Kepala TK Al-Jailani, Isnawati mengatakan bahwa MPLS TK-KB Al-Jailani tak hanya sekadar pengenalan, tetapi juga berorientasi pada pengembangan rasa percaya diri dan kemandirian bagi siswa.
Selain itu, para siswa juga diajak untuk mengenalkan lingkungan sekolah dengan cara memberikan materi tata tertib, adab terhadap guru dan orang tua, hingga tadabur alam.
“Kegiatan MPLS ini berlangsung selama 3 hari mulai Senin 22 Juli sampai Rabu 24 Juli 2024,” ujar perempuan asal Jenangger ini.
Menurut Isnawati, MPLS ini bertujuan untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan, teman baru, hingga guru baru. Selain itu, para siswa juga bisa mengembangkan rasa percaya diri dan kemandirian, serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap sekolah.
“Materi-materi yang kami sampaikan juga dibuat asyik, seperti menyanyikan lagu hari pertama masuk sekolah. Termasuk diajak bernyanyi lagu ceria. Tujuannya untuk memotivasi siswa agar selalu bersemangat bersekolah,” jelasnya.
Ia melanjutkan, kemudian siswa diajarkan untuk perkenalan satu-satu dengan cara bernyanyi agar lebih semangat dan menyenangkan, kegiatan ini dimulai dari para gurunya.
“Dalam kegiatan ini juga ada permainan seru, sehingga anak-anak makin haru, juga diajak berkreasi membuat topi atau hiasan kepala dan tentunya ice breaking,” tambah Kepala KB Al-Jailani, Anis Ulfatul Kamilah.
Tujuan dari permainan-permainan ice breaking, kata Anis untuk memecah suasana canggung atau terlalu serius, sehingga para siswa bisa lebih dekat dan akrab satu sama lain setelah beraktivitas.
Pada kegiatan ini, para siswa dan guru untuk saling berinteraksi. Tujuannya, kata Anis, untuk membantu siswa dan guru untuk saling mengenal.
“Alhamdulillah di tahun ini PAUD Al-Jailani masih mendapat kepercayaan dari masyarakat dan para alumni. Ini artinya ada penambahan yang cukup menggembirakan untuk siswa baru dari tahun pelajaran sebelumnya,” katanya.
Tahun 2024 ini, siswa-siswi PAUD Al-Jailani dari berbagai desa dan kecamatan. Mulai dari Candi, Jenangger, Taman Sare, Nyabakan, Jadung, Banuaju, Gapura, Bunpenang, Romben, dan daerah-daerah lain.
TK-KB Al-Jailani merupakan salah satu unggulan di daerah Timur Daya. Selain usianya sudah setengah abad lebih. Para orang tua yang mempercayakan putra-putrinya mengenyam pendidikan di TK-KB Al-Jailani akan mendapatkan pembelajaran mulai dari pembiasaan doa dan ibadah sehari-hari, tahfidz-tahsin serta belajar mengaji sampai jadi. Kemudian mereka juga akan mendapatkan pembiasaan karakter akhlakul karimah, program baca tulis dan berhitung (calistung). Selanjutnya yakni program manasik haji, outbound atau tadabur alam, ekstrakurikuler, seni, sastra dan lain sebagainya. (F/S)
Tinggalkan Komentar