Info Sekolah
Sabtu, 23 Mei 2026
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
7 Agustus 2025

Kunjungan Pers Nasymut Media: Belajar Jurnalisme Langsung dari PWI Sumenep

Kam, 7 Agustus 2025 Dibaca 239x Berita

Sumenep, nasymut.id — Rangkaian kegiatan Karantina Menulis dan Jurnalistik yang diselenggarakan oleh Nasymut Media mencapai puncaknya dengan Kunjungan Pers ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta karantina, yang terdiri atas siswa MTs. dan MA Madrasah Nasy-atul Muta’allimin, bersama pengurus redaksi Nasymut Media. Bertempat di kantor PWI Sumenep, mereka disambut langsung oleh jajaran pengurus PWI, termasuk Ketua PWI Sumenep, M. Syamsul Arifin, yang juga menjadi pemateri dalam kunjungan tersebut.

Kunjungan Pers ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan merupakan bagian penting dari proses belajar lapangan. Para peserta diberi kesempatan untuk mengenal dunia jurnalistik secara lebih dekat, baik dari sisi teknis peliputan, etika profesi, hingga tantangan nyata yang dihadapi seorang wartawan dalam menyajikan informasi yang kredibel dan berimbang.

“Kunjungan Pers ini bertujuan agar peserta Karantina Menulis dan Jurnalistik menimba pengalaman langsung dari para wartawan profesional yang tergabung dalam PWI, sehingga mereka bisa mengerti apa tantangan dan tanggung jawab seorang jurnalis,” jelas Lailatus Syarifah, Sekretaris Redaksi Nasymut Media.

Selama sesi pemaparan, peserta mendapat penjelasan mengenai pentingnya verifikasi informasi dan akurasi data dalam proses jurnalistik. Tidak hanya itu, mereka juga diajak memahami nilai-nilai utama dalam kerja kewartawanan, seperti menjaga netralitas, menghindari hoaks, dan memastikan berita tidak mengandung unsur provokatif.

Ketua PWI Sumenep, M. Syamsul Arifin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa menjadi wartawan bukan hanya soal menulis berita, tetapi juga tentang menjaga harmoni sosial melalui informasi yang bertanggung jawab.

“Tantangan terbesar menjadi seorang wartawan adalah menyajikan informasi yang menyejukkan; data harus diambil dari narasumber utama, sehingga informasi yang disajikan tidak berpotensi memecah belah atau mengadu domba masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyemangati para peserta agar tidak memandang remeh profesi jurnalis, karena jurnalisme yang sehat berperan besar dalam menjaga demokrasi dan ketertiban sosial.

“Menyajikan informasi yang baik adalah tugas mulia. Kalian harus bersyukur dan bangga jika mau menekuni dunia ini,” tambahnya kepada para peserta.

Melalui kegiatan ini, Nasymut Media ingin menanamkan sejak dini kesadaran jurnalistik di kalangan pelajar. Dengan bertemu langsung para wartawan profesional, para peserta diharapkan memahami bahwa dunia kepenulisan tidak hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga menyangkut integritas, tanggung jawab, dan keberpihakan pada kebenaran.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar