
Dungkek, nasymut.id — Sebagai lembaga yang intens mengajarkan ilmu-ilmu keagamaan, Madrasah Diniyah Takmiliyah Nasy-atul Muta’allimin memperluas sistem pembelajaran dengan tidak kaku pada teori-teori dalam kitab, melainkan juga dengan praktek langsung di dalam kelas.
Secara rutin setiap minggu, siswa marhalah Isti’dadiyah – tingkatan awal di lembaga ini sebelum masuk ke marhalah Ibtidaiyah – melaksanakan praktik shalat dan praktik wudhu’. Kegiatan ini sangat dibutuhkan mengingat siswa yang ada di marhalah ini adalah siswa yang sudah mulai memasuki usia wajib shalat.
Praktik shalat juga menjadi cara efektif untuk mengenalkan rukun-rukun dan sunnah shalat sebelum mereka memahami secara teoritis. Diharapkan juga kegiatan ini mampu mendorong semangat siswa untuk melaksanakan ibadah-ibadah wajib harian.
“Materi-materi yang ada di jadwal itu adalah materi yang sudah kita rumuskan berdasarkan standarisasi kebutuhan siswa. Dari usulan dewan pengajar, SOP Madin, bahkan dari usulan dan masukan wali siswa”, terang Ustadzah Nahwari, Kepala MDT Nasy-atul Muta’allimin kepada kru Nasymut Media, pada Rabu 26 Februari 2025 kemarin.
Dirinya juga mengaharapkan agar dewan Asatidz-Asatidzah MDT. Nasy-atul Muta’allimin dapat memberikan pembelajaran secara interktif kepada siswa. Hal ini diharapkan agar mereka tidak hanya diperlakukan sebagai objek materi, melainkan juga sebagai subjek yang seharusnya melakukan dan mempraktikkan materi-materi itu. (TIM)
Tinggalkan Komentar