Info Sekolah
Jumat, 03 Apr 2026
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
22 Januari 2025

Puisi-Puisi Annadzifah

Rab, 22 Januari 2025 Dibaca 420x Puisi

Sajadah Malam

Tengah malam aku bangun

menghancurkan kesunyian

Hanya aku dan Tuhan yang menyertai

Dalam keheningan yang mendalam

Dalam sujud terakhir salatku

kupersembahkan doa yang tak terhingga

untuk seorang lelaki berparas bulan;

semoga kau dan aku menjadi satu

Jiwaku dan jiwamu

berpilin dalam kesucian

terpatri dalam keabadian.

Secangkir Kopi

Angin malam dingin berdesir

Daun-daun berguguran

Kuminum kopi dengan sejuta kenangan

Namun, kenangan kian lekat

Alfabet cintamu terjejer rapi

mengedap di dasar kopiku.

Nasyatul Mutaallimin

Kudaras keindahan pada tembok

kuning langsatmu, juga baris demi

baris aksara pada lembar keheningan

Matahari terbit perlahan

memancarakan cahaya iman

dan kilau perjuangan dari masa silam

Oh, madrasahku…

Tetaplah jaya dalam keindahanmu

peluklah aku, anak didikmu, yang tertatih

mengeja nikmat, mengaji syukur di pangkuanmu

Madrasahku…

Suka duka kulalui di sini

Semoga kau senantiasa sentosa memancarkan cahaya iman.

*) Annadzifah, lahir di Jenangger, Batang-Batang. Saat ini tercatat sebagai siswa Kelas VIII (Program Unggulan) MTs. Nasy-atul Muta’allimin, Candi, Dungkek, Sumenep.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar