
PESAN SINGKAT PENAWAR RINDU
Malam itu
sebuah pesan darimu
singgah di layar kecilku.
Hanya beberapa kata,
namun mampu menghadirkan
senyum di wajahku
dan hangat di dadaku.
Wahai lelaki berparas bulan,
mungkin bagimu itu sederhana,
namun bagiku
pesanmu adalah obat
bagi rindu yang tak sederhana.
Sesingkat angin yang singgah,
namun cukup lama
untuk membuatku
kembali tersenyum.
Batang-Batang, Agustus 2026
Karya: Ikfina Birohmatillah – Kelas IX PU. MTs. Nasy-atul Muta’allimin
–
GELAPNYA MALAM
Gelapnya malam
menjadi saksi bisu
rindu yang kusimpan
agar tak tumpah menjadi kata.
Angin membawa namamu,
menyentuh sunyi
yang sejak lama
menyebutmu dalam doa.
Kutatap bintang-bintang,
barangkali di salah satunya
ada bayangmu
yang sedang merindukanku.
Aku tetap menunggu,
meski fajar berkali datang
tanpa membawa dirimu.
Batang-Batang, Agustus 2026
Karya: Khaerul Anam– Kelas IX PU. MTs. Nasy-atul Muta’allimin
Tinggalkan Komentar