Info Sekolah
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
6 September 2024

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, PAUD Al-Jailani Studi Banding ke Al-Qur’an Al-Qadar

Jum, 6 September 2024 Dibaca 243x Berita

SUMENEP, nasymut.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), para guru dari PAUD Al-Jailani, Candi, Dungkek, Sumenep melakukan studi banding ke PAUD Al-Quran Al-Qadar, yang berlokasi di Jl. Pahlawan Pandian, Kecamatan Kota.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu, 4 September 2024 ini bertujuan untuk mempelajari seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran yang diterapkan di PAUD Al-Quran Al-Qadar, serta memperdalam pemahaman tentang penerapan Kurikulum Merdeka di tingkat PAUD.

Ariyani Merawati selaku Kepala PAUD Al-Quran Al-Qadar menyambut baik kedatangan para guru dari PAUD Al-Jailani. Menurutnya, ini adalah kesempatan emas untuk saling belajar dan tukar gagasan demi kemajuan pendidikan anak-anak.

“Saya merasa sangat senang dan berterima kasih karena diberikan kesempatan untuk berbagi ilmu bersama para guru dari PAUD Al-Jailani. Ini adalah momen yang berharga untuk saling belajar dan bertukar ide demi kemajuan pendidikan anak-anak kita,” ujar Ariyani yang juga dikenal sebagai Guru Penggerak ini.

Sementara Kepala PAUD Al-Jailani, Isnawati berharap agar para guru yang ikut dalam kegiatan ini dapat benar-benar menyerap ilmu yang disampaikan oleh Ibu Ariyani.”Semoga apa yang dipelajari hari ini dapat diterapkan di PAUD Al-Jailani, sehingga kita bisa terus meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga kami,” tuturnya.

Kegiatan studi banding ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara para guru dari kedua lembaga tersebut. Terutama saling berbagi pengalaman, tantangan, dan strategi dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. (Fid/LIS)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar