
Ibu…
Hatiku adalah pantai tanpa karang
di mana gelombong dan badai kerap datang
menerpa bergantian.
Lalu terbuat dari apakah hatimu, Ibu?
Dalam pedihnya kepergian pahlawan tak berjasa itu
Engkau masih sanggup mengajariku perihal keindahan
Sehingga aku pun tahu
tanpa doamu jalan-jalan buntuh
dan kakiku lumpuh.

*Navila, siswa kelas XI MA Nasy-atul Muta’allimin, Candi, Dungkek. Ia berasal dari Nyabakan Timur, Batang-Batang.
Tinggalkan Komentar