
DUNGKEK, nasymut.id – Madrasah Aliayah (MA) Nasy-atul Muta’allimin Candi, Dungkek, Sumenep memborong juara dalam ajang Challenge Video Kreatif Kemerdekaan NKRI 2024 yang diselenggarakan Pengawas Madrasah Se- Kecamatan Giligenting, Gayam dan Dungkek.
Dua tim dari delegasi MA Nasy-mut berhasil meraih posisi teratas, mengalahkan pesaing dari berbagai Madrasah Aliyah di tiga kecamatan setempat.
Tim putra kelas XII MA Nasy-atul Muta’allimin meraih Juara 1, sementara Tim putri kelas X sebagai Juara II. Kompetisi ini berlangsung sejak tanggal 15 hingga 25 Agustus 2024, di mana setiap peserta diminta untuk mengirimkan video kreatif yang mengekspresikan semangat kemerdekaan. Penentuan juara dilakukan pada hari ini, Selasa, 27 Agustus 2024.
Kepala MA Nasy-atul Muta’allimin, Fathor Rahman memberikan apresiasi yang tinggi kepada para siswa yang telah berhasil mengharumkan nama madrasah.
“Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan kreativitas yang luar biasa dari para siswa. Saya sangat bangga dengan pencapaian mereka dan berharap agar prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berprestasi di tingkat yang lebih luas,” ungkap pria yang akrab dipanggil Pa’ong, Selasa, 27 Agustus 2024.
Lebih lanjut, Fathor Rahman juga berharap ke depan agar siswa-siswi MA Nasy-atul Muta’allimin dapat mengembangkan kreativitas mereka tidak hanya dalam ajang kompetisi, tetapi juga dalam bidang pendidikan.
“Saya berharap siswa-siswi kita dapat mengembangkan video pembelajaran yang kreatif, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih variatif dan lebih menyentuh,” tambah kiai muda yang sedang menjabat sebagai Katib Suriyah MWC NU Batang-Batang itu.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Achmad Kholish, menambahkan bahwa konten kreatif telah menjadi salah satu program unggulan di MA Nasy-atul Muta’allimin sejak tahun 2022.
“Konten kreatif bukanlah hal baru bagi siswa-siswi kita. Sejak 2022, program ini telah berjalan dengan baik, dan beberapa siswa kita sudah pernah menjuarai lomba konten kreatif di berbagai ajang lainnya, baik di tahun 2022 maupun 2023,” jelas pria yang juga sebagai dosen di Universitas Annuqayah itu. (Tim)
Tinggalkan Komentar