Info Sekolah
Sabtu, 23 Mei 2026
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
11 Januari 2025

Pesan Pembina Yayasan Al-Jailani: Berikan Contoh yang Baik untuk Siswa Nasy-mut

Sab, 11 Januari 2025 Dibaca 326x Berita

Dungkek, nasymut.id – Kamis, 09 Januari 2025, Pengurus Yayasan Al-Jailani beserta seluruh Dewan Pembina melakukan safari kunjungan kepada Lembaga di bawah naungan Yayasan Al-Jailani. Sejak hari Ahad, 05 Januari 2025, kunjungan dimulai dari lembaga PAUD Al-Jailani, dilanjutkan kemudian pada hari Kamis dirangkap sekaligus pada tiga lembaga di atasnya, yaitu Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah.

Acara yang bertempat di Aula Madrasah Tsanawiyah ini berlangsung secara khidmat dan nikmat. Karena esensi  dari  silaturrahim ini sebenarnya adalah untuk semakin mempererat hubungan antara Pengurus dan Pembina Yayasan Al-jailani terhadap seluruh elemen MTs Nasy-atul Muta’allimin.

Dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga pendidikan Madrasah Tsanawiyah, silaturrahim kali ini dijadikan sebagai wadah untuk menampung beberapa saran masukan dan juga kritikan yang ditujukan demi kemajuan MTs Nasy-mut itu sendiri.

KH. Muzakki, selaku Ketua Pembina Yayasan Al-Jailani dalam sambutannya menyampaikan untuk tidak lupa, selalu mendo’akan setiap waktu agar Madrasah Nasy-atul Muta’allimin terhindar dari segala macam cobaan.

“Kami selaku Dewan Pembina dan Pengurus Yayasan Al-Jailani, menitipkan Madrasah ini kepada Dewan Guru. Untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap segala hal. Karena status guru yang melekat sudah seharusnya menjadi contoh bagi siswa-siswi di masing-masing lembaga. Status guru bukan hanya ketika berada di lingkungan Madrasah, tetapi juga melekat di kehidupan sehari-harinya. Maka dari itu, tindak tanduk kita sebagai panutan bagi siswa-siswi di Madrasah, harus selalu waspada dan berhati-hati betul.” Pesannya

A. Ruhan, S.Ag selaku Ketua Yayasan Al-jailani juga mepertegas bahwasanya guru harus punya rem tersendiri setiap kali akan bertindak.

“kita sebagai guru, harus mempunyai rem masing-masing. Dimana rem di sini maksudnya adalah ketika akan melakukan suatu hal, harus ingat bahwa kita berstatus sebagai guru  mempunyai batasan-batasan yang telah diatur dalam AD/ART Yayasan Al-jailani. Maka dari itu, diharapkan Pembina dan Pengurus Yayasan, Kepala Madrasah dan tenaga pendidikan, bersama-sama saling menjaga lingkungan Madrasah Nasy-atul Muta’allimin.” Imbuhnya.

Kepala MTs Nasy-atul Muta’allimin, Ruswan, sangat antusias dan menyambut dengan hangat agenda yayasan ini. “Agenda semacam ini sangat perlu diadakan oleh Pengurus Yayasan Al-Jailani. Karena kami di lembaga, seakan-akan mempunyai tempat curhat untuk berbagi keluh kesah. Kami, selaku pemangku kebijakan di tingkat Madrasah, mengucapkan terima kasih pada Pengurus Yayasan telah memberikan pembinaan sekaligus sebagai kontrol terhadap keberlangsungan lembaga. Harapannya, lembaga lebih maksimal lagi dalam melaksanakan tugas-tugasnya demi keberlangsungan lembaga yang lebih baik dalam mencapai visi misinya. Selain hal itu, Guru dan karyawan juga diharapkan lebih disiplin dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.” Tambah Ruswan.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar