Info Sekolah
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
  • Nasymut Media menerima karya dari guru, siswa, hingga alumni berbentuk opini, esai, puisi, cerpen, cerbung, pantun, dll. Karya bisa dikirimkan lewat email atau nomor WhatsApp yang terterta | Karya yang masuk akan mendapatkan sovenir
26 Februari 2025

Puisi-Puisi Ahmad Wildan

Rab, 26 Februari 2025 Dibaca 223x Puisi

Wanita Karangan

Sebagaimana mutiara, cintaku tumbuh

dari dasar samudera yang jauh

Kerling kemurniannya menyilaukan mata

Menusuk menembus palung merah jiwa

Pada namamu yang senantiasi menghantui

hendak kupetik mentari

Namun, sesaat sebelum berhasil menggapainya

jari jemari mimpiku telah patah berkali-kali

Pastaskah aku jika berlari

mengejar harapan tanpa materi

menelusuri lorong yang tak bertepi

mengikuti kata hati

untuk mencoret cerita cinta lagi?

Kalamullah

Secercah cahaya memancar di lautan angkasa

Kilau berkilauan di antara 124 ribu bintang

Singa itu lahir dari sungai nestapa

Aumannya menjelma gelombang

menggulung, menumpaskan durjana

Pasir putih di bibir pantai

Menjadi saksi bisu pembelaan

Tongkat kayu diacungkan, menetaslah seekor ular

Tongkat kayu ditancapkan, terbelahlah lautan

Mereka berlari menelusuri lorong panjang

Sambil menggiring lalat yang mencari kotoran

Lalu dari belakang, terdengar suara menggelegar:

“Hei, pendusta, penghianat, penista, jangan lari kau!”

Segerombolan lalat terus terbang

Lari terbirit-birit diselimuti ketakutan

Hingga gelombang yang menjulang

Memangsa keledai yang menyebut dirinya tuhan

Rasa geram dan kasihan bercampur aduk di pikiran

Seolah berkata: “Tolong dia. Angkat dia dari neraka.”

*) AHMAD WILDAN, lahir di candi, dungkek. Saat ini tercatat sebagai siswa kelas XII MA, Nasy-atul muta’allimin, candi, dungkek, Sumenep.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar