
DUNGKEK, nasymut.id – Kontingin Gerakan Pramuka Al-Jailani Madrasah Nasy-atul Muta’allimin Candi, Dungkek, Sumenep, resmi dilepas untuk mengikuti perkemahan Jambore 2024 yang diselenggarakan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sumenep.
Jambore adalah pertemuan Pramuka Penggalang dalam bentuk perkemahan. Kata Jambore sendiri diciptakan oleh Bapak Pandu Dunia yakni Robert Baden-Powell. Jambore tidak hanya berkemah, nyanyi-nyanyi lalu pulang, akan tetapi sarana untuk memperkuat persaudaraan, keterampilan dan semangat kepemimpinan.
Sebelum pelepasan menuju arena kegiatan di Kecamatan Bluto, dari tanggal 31 Juli sampai dengan 03 Agustus tahun 2024. Fadhli, guru MTs sekaligus mewakili Kepala Madrasah Tsanawiyah Nasy-atul Muta’allimin berpesan untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama kegiatan.
“Anak-anakku sekalian, tolong selama di perkemahan jaga kesehatan kalian, dan bahu-membahu sesama teman” pesanannya.
Sementara itu, Kepala MTs Nasy-mut, Ruswan meminta agar semua peserta menjaga citra Madrasah Nasy-mut, tunjukan yang terbaik, dan patuh terharap arahan dari kakak-kakak pembina dan pendamping.
“Selamat berJambore, tolong jaga nama baik Nasy-atul Muta’allimin, ikuti peraturan yang ada. Karena Dasa Dharma tidak cukup dihapal, tapi harus diamalkan,” kata pria asal Candi ini.
Diketahui, Gugus Pramuka Al-Jailani mengelegasikan satu regu penggalang untuk mengikuti perkemahan akbar di Lapanagan Danur Wenda, Lobuk, Bluto. Penggalang bernama Regu Phoenix ini telah berangkat dan sedang berjuang membawa bendara Nasy-mut, (Fad/S)
Tinggalkan Komentar