
DUNGKEK, nasymut.id – Yayasan Al-Jailani Candi, Dungkek, Sumenep menggelar “Khotmil Qur’an” Sabtu malam, 2 November 2024. Acara ini digelar sebagai rangkaian dari rencana pembangunan ruang kelas baru di Madrasah Nasy-atul Muta’allimin.
Khotmil Qur’an dimulai pada pukul 18.00 WIB di lokasi rencana pembangunan, yang terletak tepat di belakang ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nasy-atul Muta’allimin.
Selain pengurus yayasan dan pengelola lembaga, acara tersebut juga dihadiri oleh siswa, wali siswa, alumni, serta simpatisan. Pada kesempatan itu hadir pula Kepala Desa Candi, Sunaryo.
Ketua Yayasan Al-Jailani, A. Ruhan mengungkapkan rasa syukur atas dukungan semua pihak. Menurutnya, pembangunan ruang kelas baru takkan bisa berjalan sesuai rencana tanpa partisipasi dari berbagai elemen.
“Acara khotmil merupakan rangkaian pra-pembangunan ruang kelas baru madrasah. Saya berharap keikhlasan dan kekompakan dari seluruh elemen, baik alumni maupun simpatisan untuk terus bergotong royong guna menyukseskan pembangunan ruang kelas baru ini,” katanya.
Pembangunan ruang kelas baru direncanakan enam ruang. Keenam ruang kelas baru tesebut untuk mengatasi keterbatasan ruang kelas akibat terus membludaknya siswa setiap tahun.
Saat ini, Yayasan Al-Jailani mengelola enam lembaga pendidikan dari berbagai tingkatan, mulai dari kelompok bermain (KB), taman kanak-kanak (TK), madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiah (MTs), madrasah aliah (MA), hingga madrasah diniah takmiliah (MDT), dengan jumlah ruang kelas yang tersedia sekitar 20 ruang.
Menurut Ketua Pelaksana Pembangunan, H. Ashim masih ada tiga kegiatan yang akan dilaksanakan sebelum peletakan batu pertama. Oleh karena itu, ia berharap agar alumni dan simpatisan terus mendukung, baik dalam bentuk doa, tenaga, maupun materi.
“Pada Ahad, 3 November 2024 pukul 07.00 WIB akan dilakukan persiapan lokasi pembangunan, seperti penebangan pohon dan pembersihan. Pada Sabtu malam (Malam Ahad), 9 November 2024 pukul 18.00 WIB akan dilaksanakan pembacaan Sholawat Ad-Diba’i di lokasi pembangunan. Sementara itu, pada Ahad, 10 November 2024 pukul 08.30 WIB akan diadakan kembali doa bersama sekaligus peletakan batu pertama untuk menandai dimulainya proses pembangunan,” jelas eks Kepala MTs ini. (Ibed)






Tinggalkan Komentar